(Masih) Membisu Karena Keindahan Sumba 3

Tulisan ini disertakan dalam lomba “jalan-jalan nasionalisme” yang diadakan Travel On Wego Indonesia.

KANGENLAUT

Day 3 di tanah Sumba.

Abis semaleman begadang maen warewolf dan permainan psikologi macem SEGITIGA. Kami-pun niat bangun pagi buat liat sunrise. OK. Bangun pagilah kami. Pagi itu masih jadi misteri buat gue gimana cara jawab pertanyaan dari permainan segitiga. Kalau kalian mau tau serunya permainan ini, datanglah ke Sumba dan ketemu ama tiga anak bolang itu, Jo, Agus dan Ciput. Djamin migren!

Sunrise yang kami kejar ada di belakang bukit, tempat ruang makan Sumba Paradise. Engga sukses sih menurut gue, dan gue pun cukup mager buat moto. Jadi alhasil gue cuma nikmatin dengan mata telanjang. Dan herannya, pagi dsini kok dingin ya? Ga sedingin minus derajat celsius sih, tapi bkin beberapa orang pake jaket. Dan gue heran aja, wongg Sumba panas kok bisa juga kena hawa dingin. Misteri sih buat gue. Tapi dinginnya ga bikin kaku kok πŸ™‚

Pagi itu gue nikmatin dengan menikmati sunrise dcampur dengan hawa dingin…

View original post 1,726 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s